Harga Tiket Sudah Turun, Penumpang Pesawat Tujuan Solo Masih Landai

Meski tarif tiket penerbangan telah diturunkan 50 persen dari TBA untuk hari dan waktu tertentu, biro wisata belum melihat dampaknya. Menurut mereka, jumlah wisatawan yang datang ke Solo dengan pesawat belum juga menggeliat.

“Setelah ada kebijakan penurunan harga tiket dari beberapa maskapai, permintaan tiket dari wisatawan juga masih landai,” ujar pemilik Batari Tour and Travel, Mirza Ananda, seperti dinukil Gatra.com, Rabu (24/7/2019).

Permintaan tiket pesawat tahun ini menurun drastis dibanding periode yang sama tahun lalu. Mirza mengatakan, persepsi masyarakat telanjur menganggap harga tiket pesawat masih tinggi.

“Penurunannya cukup drastis. Kami rasa penurunannya sampai 30 persen dibanding tahun lalu,” ungkapnya.

Tapi Mirza mengatakan bahwa belakangan ini tren permintaan tiket dari instansi pemerintah meningkat. Mereka menggelar kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) di luar kota.

Sebelumnya, pemerintah dan maskapai bersama pihak terkait lainnya bersepakat untuk menurunkan menurunkan tarif tiket penerbangan sebesar 50 persen dari TBA. Penurunan tarif yang efektif diberlakukan mulai 11 Juli 2019 ini hanya bisa dinikmati setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pada pukul 10.00 – 14.00 waktu setempat.

Untuk mendongkrak jumlah penumpang, saat ini Bandara Internasional Adi Soemarmo berencana membuka rute baru, Kunming (China)-Solo-Kunming. Penerbangan rute ini menggunakan akan dilayani Citilink Indonesia dengan A320neo berkapasitas 180 penumpang.

“Selain itu kami juga ada penambahan rute Solo-Madinah yang dibuka maskapai Batik Air menggunakan pesawat A330neo. Selain itu kami juga membuka rute domestik Solo-Bandung menggunakan Citilink. Izin sudah kami ajukan, tinggal menunggu persetujuan,” terang GM Angkasa Pura I cabang Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman.