Fri. Feb 28th, 2020

GMF Buka Line Maintenance di Melbourne

GMF resmi punya Line Maintenance di Melbourne, Australia, Sabtu (1/2/2020). Sumber gambar: GMF AeroAsia.

                                   

Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia melakukan penanganan teknis perdananya di Bandara Tullamarine, Melbourne, Australia pada 1 Februari 2020.

Penerbangan GA-719 Garuda Indonesia dengan armada Airbus A330 dari Melbourne menuju Jakarta via Denpasar menjadi penerbangan pertama yang dikerjakan oleh Line Maintenance GMF di kantor cabang internasional pertamanya tersebut.

Direktur Operasi bisnis dan basis GMF, I Wayan Susena mengatakan, dipilihnya Melbourne sebagai pangkalan Line Maintenance GMF di Australia, merupakan upaya penguatan pangsa pasar internasional bagi perusahaan. Menurut dia, Melbourne merupakan hub terpadat yang menghubungkan Indonesia dan Australia.

“Kami melihat Melbourne menjadi lokasi yang tepat bagi GMF memulai penetrasi pasar internasional. Banyak potensial customer kami yang terbang dari dan ke Melbourne setiap harinya,” kata Wayan, saat operasi perdana Line Maintenance di Melbourne, Sabtu (1/2/2020).

Wayan menjelaskan, beberapa maskapi internasional yang menjadi target pasar GMF telah mengoperasikan sejumlah rute penerbangannya melalui Melbourne. Sehingga hal ini menjadi peluang bisnis yang dapat dioptimalkan melalui layanan Line Maintenance yang telah GMF operasikan secara legal.

Di hari sebelumnya, GMF menggelar peresmian kantor cabang Melbourne.

“Di tengah perkembangan ekonomi global yang menghadapi tantangan, pembukaan GMF AeroAsia Melbourne menjadi angin segar bagi industri penerbangan di kawasan”, Konsul Jenderal RI untuk Melbourne, Spica A. Tutuhatunewa, Jum’at (31/1/2020).

Kata Spica, kehadiran GMF di Australia menandai penguatan kemitraan Indonesia-Australia sebagai lokomotif ekonomi di wilayah Asia Pasifik. Peluang juga akan semakin terbuka bagi sektor bisnis untuk meningkatkan kerja sama dalam kerangka kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Australia.

Untuk memenuhi kebutuhan SDM yang terlatih dan mumpuni, Line Maintenance GMF di Negeri Kanguru ini akan didukung oleh tujuh orang mekanik dan enjinir. Layanan yang diberikan dari Line Maintenance Melbourne mencakup Before Departure Check, Transit Check, serta A Check.

Saat ini Line Maintenance Melbourne telah mendapatkan izin untuk melakukan perawatan untuk pesawat jenis Airbus A330. Direncanakan, ke depannya perusahaan dapat mengantongi izin serupa untuk pesawat jenis Airbus A330 Neo dan Boeing 777.

Ekspansi GMF ke Australia tidak hanya akan berhenti di Melbourne, GMF berencana untuk terus memperluas pangsa pasarnya untuk menjangkau Sydney dan Perth di tahun ini.

Wayan menyampaikan bahwa GMF juga merencanakan ekspansi ke negara-negara lain selain Australia, “Melbourne adalah langkah awal dari serangkaian ekspansi internasional kami, dalam beberapa tahun ke depan, semoga operasional GMF di negara lain akan mampu berjalan lebih lancar daripada ini,” pungkas Wayan.