Gencar Kampanye Safe Travel, Trafik Penumpang di Bandara AP II Mulai Tumbuh

Read Time:1 Minute

Safe Travel Campaign: Safe Airport for Safe Travel Experience di 19 bandara
yang digelar PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) dan para pemangku kepentingan terkait sejak 29 Juli 2020 mulai meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap angkutan udara. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah penumpang pesawat udara di 19 bandara AP II itu.

Pada 1-5 Agustus 2020 tercatat 311.565 penumpang, bertambah dari 212.961 penumpang pada periode sama Juli 2020. Pergerakan pesawat juga meningkat, dari 3.314 pergerakan menjadi 3.629 pergerakan.

Safe Travel Campaign yang memastikan protokol kesehatan dijalankan ketat di 19 bandara ini kami umumkan pada akhir Juli dan berdampak positif. Pada awal Agustus, jumlah penumpang pesawat mengalami peningkatan,” ujar Muhammad Awaluddin, President Director PT AP II dalam siaran pers, Kamis (7/8/2020).

Melalui kampanye Safe Travel, seluruh personel AP II dan personel para pemangku kepentingan terkait, seperti Otoritas Bandara, maskapai penerbangan, KKP Kemenkes, Balai Karantina, dan Kantor Imigrasi, berkomitmen penuh menjaga dipatuhinya protokol kesehatan berstandar global. Standar ini sesuai dengan standar World Travel and Tourism Council (WTTC) yang merujuk ke Airport Council International (ACI).

Menurut Awaluddin, Safe Travel Campaign dilaksanakan agar bandara selalu siap serta sigap dalam hal operasional dan pelayanan. Mengedepankan aspek kesehatan di tengah adaptasi kebiasaan baru dan mewujudkan bandara yang sehat, aman, dan higienis.

“Kami akan menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, 19 bandara AP II dapat optimal dalam menjaga konektivitas penerbangan dan turut mendukung pemulihan ekonomi nasional, ” ujar Awaluddin.

Disebutkan pula bahwa sektor transportasi dan pariwisata mengalami kontraksi terdalam pada kuartal II/2020. Presiden Joko Widodo menyatakan, wisatawan mancanegara turun 81persen secara quarter-to-quarter dan 87 persen secara year-on-year.

“Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan, seiring dengan ketatnya protokol kesehatan, diharapkan dapat menopang pertumbuhan sektor transportasi dan pariwisata. AP II juga mendukung pemerintah dalam konsolidasi dan transformasi, sehingga pondasi sektor pariwisata dan transportasi semakin kokoh,” tutur Awaluddin.

Foto: AP II