Fri. Aug 7th, 2020

Gara-gara Susu, Pramugari Paling Senior Delta Dipecat

pramugari delta air lines

Ida Gomez Llanos, pramugari paling senior maskapai Delta Air Lines dipecat gara-gara permasalahan sekotak susu. Sumber gambar: Dok. pribadi.

                                   

Ida Gomez Llanos, pramugari paling senior maskapai Delta Air Lines dipecat gara-gara permasalahan sekotak susu.

Dikutip dari simpleflying.com (6/12/2019), permasalahan itu bermula pada April 2019. Ketika itu, Gomez Llanos dituduh mencuri sekotak susu sehingga mendapatkan skors dari perusahaan. Kemudian dia dipecat pada Juni 2019. Permasalahan ini pun berlanjut ke meja hijau.

Dalam gugatannya, Gomez Llanos mengatakan bahwa dia membeli sekotak susu di supermarket sebelum terbang. Kepada The Daily Mail dia mengatakan, manajer lini telah memberinya izin untuk mengeluarkan susu dari pesawat.

Ada juga tuduhan pedas dari laporan palsu yang dibuat oleh manajemen, yakni paket sereal yang dimasukkan ke dalam tas, coklat batangan yang tidak sah dimakan, dan secangkir kopi yang ditambahkan Bailey (minuman beralkohol dengan bahan utama coklat).

Inti dari permasalahan yang menimpa pramugari paling senior yang berbasis di Bandar Udara Internasional Los Angeles (LAX) ini tampaknya adalah jabatan yang telah lama dia emban dan sejumlah tunjangan dari perusahaan. Selain itu, masa pengabdiannya yang begitu panjang kepada perusahaan membuatnya mendapatkan hak istimewa berupa memilih penerbangan dan mengambil lembur.

Tampaknya tidak semua orang di LAX senang dengan status Gomez Llanos di Delta, terutama para juniornya yang lemah dalam finansial dan lelah dalam segala pelatihan yang harus dijalani. Karena telah bekerja selama 57 tahun (sejak tahun 1962), Gomez Llanos menghasilkan lebih dari empat kali lipat gaji rata-rata pramugari Delta. Dalam satu tahun Gomez Llanos bisa mengantongi USD250.000 atau sekitar Rp3,5miliar (kurs Rp14.000).

Tak tinggal diam, Gomez pun menggugat Delta Air Lines dengan tuduhan “kampanye apusan usia oleh kolega yang iri dengan gajinya dan tunjangannya.”

Dikutip dari PR Newswire, Gomez Llanos telah mengeluh telah dilecehkan dan didiskriminasi selama bertahun-tahun, tetapi manajemen maskapai tidak melakukan apa-apa.