Sun. Aug 25th, 2019

Gali Lebih Dalam, OJK Selidiki Transaksi Saham Garuda Indonesia

Armada pesawat Airbus A330-200 PK-GPL milik maskapai Garuda Indonesia di Hanggar 2 GMF AeroAsia. Sumber gambar: Ery.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih terus melakukan pemeriksaan terhadap PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) terkait laporan keuangan tahun 2018. Kali ini OJK menggali lebih dalam memeriksa transaksi saham GIAA di pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen menyebutkan, pihaknya akan menyelidiki pergerakan saham perusahaan pelat merah tersebut saat manajemen mengumumkan kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi.

Kerja sama berupa penyediaan akses layanan internet yang dilakukan pada November 2018 membuat laporan keuangan GIAA tergolong sehat di 2018. Layanan akses internet ini rencananya akan dipasangkan pada sejumlah armada pesawat Grup Garuda Indonesia.

“Kita akan lihat apakah signifikan atau tidak,” kata Hoesen di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, seperti dinukil detikFinance, Kamis (25/7/2019).

Selain menelisik pergerakan saham, OJK juga akan memeriksa lebih rinci pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi saham GIAA.

Pada rentang perdagangan di November 2018, saham GIAA memang terlihat meningkat cukup signifikan. Pada November 2018 saham GIAA berada di kisaran Rp200-230, namun sejak awal Desember 2018 nilainya meningkat tajam ke level Rp635.

Namun demikian, Hoesen menegaskan bahwa OJK masih fokus pada sanksi yang diberikan. Manajemen Garuda Indonesia juga diminta untuk mengoreksi laporan keuangan 2018 yang terlihat sehat.

“Yang penting satu ini dulu diselesaikan,” tandasnya.

Baca ini juga ya!        

Welcome,

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 8,495 other subscribers