Ekspansi ke Bisnis Perhotelan, AP II Sabet Penghargaan internasional

Read Time:1 Minute

Ekspansi bisnis Angkasa Pura II (AP II) ke industri perhotelan mulai diakui dunia internasional. Hotel Horison Sky Kualanamu yang dikelola Angkasa Pura Propertindo (usaha anak AP II) berhasil meraih Guest Review Award 2018 dari Booking.com.

Berdasarkan penilaian situs agen perjalanan internasional tersebut, hotel itu mendapat poin 9.1. Perolehan poin ini berdasarkan apresiasi dan ulasan positif dari para tamu hotel.

Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, penghargaan global ini bukti dari komitmen perseroan dalam menggeluti bisnis baru dengan mengembangkan dari bisnis anorganik melalui perusahaan-perusahaan anak.

“AP II memang pengelola bandara, di mana bisnis yang utama jelas adalah pengelolaan bandara. Namun demikian, kami juga fokus pada pengembangan bisnis anorganik di mana salah satunya adalah mengelola hotel di sejumlah bandara, salah satunya Horison Sky di Bandara Kualanamu,” terangnya, Sabtu (2/3/2019).

Review positif dari para tamu Hotel Horison Sky Kualanamu, sambungnya, menjadi penyemangat dan membuat perseroan semakin percaya terhadap ekspansi bisnis yang dilakukan.

“Kami memang menargetkan bisnis anorganik dapat mendukung bisnis organik agar pendapatan perseroan dapat maksimal,” ungkapnya.

Hotel Horison Sky Kualanamu dibangun di atas lahan seluas 6.900 meter persegi dengan nilai investasi sebesar Rp52miliar. Hotel ini memiliki 100 kamar yang dilengkapi fasilitas seperti restoran, 4 ruang pertemuan, spa massage, lounge, pusat bisnis, laundry & dry cleaning service, serta WiFi di masing-masing kamar tidur.

Sebelumnya, Digital Airport Hotel yang mengelola hotel kapsul di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga meraih Guest Review Award 2018 setelah meraih poin 8.6.

Ekspansi Bisnis Perhotelan

AP II dalam waktu dekat juga akan melakukan groundbreaking pembangunan hotel di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur.

Selanjutnya pada Juni 2019 akan dibuka hotel di Terminal 3 Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan akan berlanjut membuka hotel di Terminal 3 Domestik.

Setelah itu, akan dibuka hotel di Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Saat ini proyek tersebut masih dalam proses desain. Tahun lalu, AP II dan PT Pembangunan Perumahan menandatangani nota kesepahaman terkait proyek hotel di bandara tersebut.

Pembangunan hotel di berbagai bandara dan lokasi ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan traveler yang sangat mobile.

Berdasarkan data statistik yang disebutkan perseroan, 68% penumpang pesawat merupakan generasi milenial.

“Sehingga kami perlu mendukung mobilitas mereka yang membutuhkan kepraktisan, salah satunya adalah hotel di bandara,” imbuhnya.