Fri. Aug 7th, 2020

Dua Pesawat Garuda Head-on di Satu Taxiway, Kemenhub Gelar Investigasi

Dua pesawat Garuda Indonesia, Boeing 737-800 registrasi PK-GMH dan Bombardier CRJ-1000ER registrasi PK-GRR head-on di taxiway NP2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (12/12/2019). Sumber gambar: Istimewa.

                                   

Dua pesawat Garuda Indonesia, Boeing 737-800 registrasi PK-GMH dan Bombardier CRJ-1000ER registrasi PK-GRR saling berhadapan (head-on) pada satu taxiway di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari Kamis (12/12/2019) kemarin.

Terkait insiden tersebut, hari ini (Jum’at, 13/12/2019) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan akan melakukan investigasi lebih lanjut.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti mengatakan pihaknya akan memanggil awak kokpit pada penerbangan GA-649 (PK-GMH) dan GA-264 (PK-GRR) serta petugas ATC yang bertugas pada hari itu sekitar pukul 10.26 WIB.

Berdasarkan laporan yang diterima Ditjen Hubud, kronologi sementara, pesawat penerbangan GA-649 yang baru saja mendarat pada runway RWY07L diarahkan oleh petugas menara ATC untuk masuk ke NC4 dan NP1, kemudian holdshort pada NC3. Namun kemudian pilot masuk ke NP2.

Pada saat yang bersamaan, pesawat penerbangan GA-264 telah berada di taxiway NP2, sehingga menyebabkan kedua pesawat tersebut berada pada kondisi head-on.

Pascainsiden ini, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno Hatta, Herson mengatakan bahwa operasional penerbangan di bandara ini tidak terganggu.

“Operasional penerbangan pascainsiden salah taxi atau head-on pesawat Garuda Indonesia, (penerbangan lainnya) tidak terganggu. Saat ini, kami sedang meminta data dan melakukan investigasi lanjut,” jelas Herson dalam pernyataan resminya (13/12/2019).

Untuk menangani insiden ini, pesawat penerbangan GA-649 ditarik (towing) keluar dari taxiway, hingga operasional bandar udara berjalan normal. Tidak terjadi kerusakan apapun pada kedua pesawat dan seluruh penumpang selamat.