Fri. Feb 28th, 2020

DORSCON Oranye, Boeing Batal Bawa ecoDemonstrator ke Singapore Airshow

Boeing luncurkan wahana uji berbasis pesawat 777 untuk program ecoDemonstrator. Sumber gambar: Boeing.

                                   

Boeing membatalkan tur media untuk memaparkan teknologi pada pesawat ecoDemonstrator yang semestinya diselenggarakan hari ini (Senin, 10/2/2020) di Changi Exhibition Centre, sehari menjelang pameran Singapore Airshow.

“Boeing tetap berkomitmen (hadir) pada Singapore Airshow dan akan menjadi peserta aktif. Namun, karena berbagai alasan, sayangnya pesawat ecoDemonstrator tidak akan hadir,” tulis Boeing dalam pernyataan resminya, Ahad (9/2/2020).

Pembatalan ini dilakukan Boeing lantaran pemerintah Singapura meningkatkan status waspada virus corona (2019-nCoV). Dengan peningkatan status kewaspadaan tersebut, pemerintah Singapura membatasi kegiatan-kegiatan yang melibatkan kerumunan orang untuk mengantisipasi penyebaran virus.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Singapura meningkatkan Kondisi Sistem Penanggulangan Wabah Penyakit Singapura (DORSCON) dari kuning ke oranye pada 7 Februari lalu.

“Saya mengerti bahwa orang Singapura cemas, khawatir dan ada banyak hal yang belum kita ketahui tentang virus ini,” kata Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong.

DORSCON terdiri empat kategori, yakni hijau, kuning, oranye dan merah. Masing-masing status menunjukkan apa yang perlu dilakukan untuk pencegahan dan mengurangi dampak wabah penyakit.

Baca Juga:

Uji 50 Proyek Teknologi Penerbangan Selama 2019, Boeing Luncurkan Wahana Uji Berbasis B777

16 Peserta Pameran dari 5 Negara Undur Diri dari Singapore Airshow 2020

DORSCON oranye berarti bahwa suatu wabah penyakit dianggap berstatus bahaya karena bisa menyebar dengan mudah dari orang ke orang, tetapi belum menyebar secara luas.

Pihak penyelenggara Singapore Airshow 2020, Experia Events menyebutkan bahwa mereka telah melakukan banyak tindakan untuk berupaya menjaga kesehatan dan keselamatan para pihak-pihak berkepentingan dan pengunjung acara tersebut.

“Sejak pecahnya 2019-nCoV, pemerintah Singapura sudah bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan seperti bandara, hotel, komunitas acara bisnis dan atraksi untuk memastikan bahwa ada protokol dan proses untuk meningkatkan kewaspadaan dan pembersihan serta aturan sanitasi. Di DORSCON kuning, Experia Events sudah menerapkan banyak langkah yang diperlukan dalam DORSCON oranye. (Hal ini) demi kesejahteraan dan keselamatan semua peserta di Singapore Airshow 2020,” kata Direktur Pelaksana Experia Events, Leck Chet Lam.

Sebagai informasi, jumlah kasus virus corona di Singapura terus mengalami perkembangan. Berdasarkan pemberitaan banyak media, per 9 Februari 2020 telah bertambah tiga kasus baru, sehingga total yang telah terkonfirmasi sebanyak 43 kasus.

Dikutip dari The Straits Times (10/2/2020), Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan bahwa dari jumlah tersebut, enam orang di antaranya saat ini dalam kondisi kritis dan tengah dirawat di ruang ICU.