Fri. Apr 10th, 2020

Dirjen Hubud: Pilot Airline Meninggal Karena Covid-19

Ilustrasi pilot di ruang kokpit. Sumber gambar: Travel Weekly Asia.

                                   

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto Rahardjo telah membenarkan bahwa ada seorang pilot maskapai nasional yang meninggal dunia karena terjangkit virus Corona (Covid-19). Dia mengatakan bahwa dirinya telah mengkonfirmasi ke maskapai yang bersangkutan.

“Betul saya sudah konfirmasi ke airline yang bersangkutan, bahwa ada seorang pilot dari airline meninggal karena terkena Covid-19,” ungkap Novie, Senin (23/3/2020).

Sayangnya Novie enggan menyebutkan nama maskapai tersebut. Namun dia menegaskan bahwa maskapai tersebut dari dalam negeri.

“Iya betul, maskapai masional. Mengenai airline-nya, kan saya tidak bisa menyebutkan. Tapi kami sudah berkoordinasi,” tegasnya.

Baca Juga:

2 Maskapai Hentikan Penerbangan Internasional ke Manado

Eskalasi Covid-19, Pakistan International Airline Setop Penerbangan

Di sisi lain, maskapai Lion Air dalam siaran persnya mengabarkan bahwa salah seorang Kapten Pilot mereka berinisial SP telah meninggal dunia. Pilot tersebut meninggal di salah satu rumah sakit di Tangerang, Banten pada Ahad (22/3/2020) kemarin.

“Lion Air menerima konfirmasi bahwa Capt. SP dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pukul 17.50 WIB pada Ahad (22/3/2020) oleh dokter,” kata Komunikasi Strategis Perusahaan Grup Lion Air, Danang Mandala Prihantoro (23/3/2020).

Terkait hal ini, Danang mengatakan bahwa pihak perusahaan belum menerima informasi pasti penyebab kematian SP. Namun dia menyebutkan bahwa berdasarkan rekam medis, pengecekan kesehatan terakhir SP pada 4 Maret 2020 dinyatakan sehat dan laik terbang.

“Tidak ada catatan yang menunjukkan penggunaan obat-obat terlarang dan narkoba. Sampai dengan saat ini, Lion Air belum menerima informasi yang pasti penyebab atas meninggalnya Capt. SP,” ujar Danang.

Danang menyebutkan, jenazah SP sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan pada Ahad kemarin.