Dipukul COVID-19, AP 2 Ubah Capex 2020 dari Rp7,6T Jadi Rp1,4T

Angkasa Pura II (AP 2) menetapkan belanja modal (capital expenditure/ capex) terbaru pada tahun ini sebesar Rp1,4triliun yang berasal dari kas internal.

Alokasi anggaran capex tersebut sejalan dengan arah dan strategi perseroan yang kini fokus menjaga stabilitas dan kinerja usaha perseroan di tengah pandemi global COVID-19.

Sebelumnya, pada awal tahun 2020 ketika arah dan strategi perseroan adalah pertumbuhan, capex yang disiapkan masih sekitar Rp7,8triliun.

Presiden Direktur AP 2, Muhammad Awaluddin mengatakan, capex tahun ini dialokasikan untuk sejumlah proyek pengembangan bandara yang bersifat multitahun.

Baca Juga:

Dihajar COVID-19, AP 2 Tekan Konsumsi Listrik di Bandara hingga Tunda Pengembangan 4 Bandara

Dihimpit COVID-19, Bandara AP 2 Tekan Biaya Operasi

Selain itu, anggaran dialokasikan juga untuk pemeliharaan fasilitas guna menjamin keamanan, keselamatan, pelayanan, pemenuhan terhadap peraturan, serta melanjutkan perumusan desain Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Sejumlah proyek pengembangan multiyears tetap berjalan pada tahun ini. Misalnya pembangunan area komersial, perkantoran dan hotel, yakni integrated building di Bandara Soekarno-Hatta,” terang Awaluddin, Senin (4/5/2020).

Kata dia, perancangan desain Terminal 4 Soekarno-Hatta juga dilanjutkan dan ditargetkan tuntas 2021. Sehingga groundbreaking terminal baru tersebut dapat dilakukan pada Januari 2022.