Dilanda Kabut Asap, Penerbangan Calon Jamaah Haji di Pontianak Tertunda

Bandara Internasional Supadio Pontianak, di Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Jum’at pagi (19/7/2019) dilanda kabut asap yang pekat. Akibatnya, keberangkatan penerbangan calon jamaah haji dari Pontianak tujuan embarkasi Batam tertunda lantaran keterbatasan jarak pandang.

“Jarak pandangnya di bawah normal, sehingga membahayakan penerbangan,” kata Officer in-Charge Bandara Supadio, Sulkarnaini.

Dia menyebutkan, aktivitas penerbangan yang terdampak kabut asap pada penerbangan antara pukul 07.00 hingga 08.00 WIB.

Dijelaskannya, pesawat SJ1840 seharusnya mendarat di Bandara Supadio pada pukul 07.25 WIB. Namun terpaksa harus kembali lagi ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Layanan penerbangan itu akhirnya baru bisa mendarat pukul 09.40 WIB.

“Akhirnya pesawat tersebut baru bisa mengangkut calon jemaah haji pada pukul 10.20 WIB, dari Pontianak menuju embarkasi Batam. Pesawat tersebut sempat tertunda sekitar 3 jam, namun saat ini sudah berangkat,” terangnya.

Sulkarnaini mengatakan, satu lagi penerbangan yang terdampak kabut asap adalah penerbangan IN239 yang dialihkan ke Palembang.

Kepala BPBD Kalbar, Lumano mengatakan bahwa Gubernur Kalbar, Sutarmidji sejak Februari lalu sudah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla Kalbar.

Sebanyak empat helikopter water boombing dan satu helikopter untuk patroli sudah disiapkan dalam pencegahan Karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Selain itu, BNPB juga akan mengerahkan Satgas Darat untuk mencegah Karhutla.

“Pada 23 Juli nanti penyerahan tim dari BNPB ke Pak Gubernur, yang intinya mereka akan sosialisasi pada masyarakat jangan sampai membakar lahan,” ujar dia.