Desember Terbang Umrah, Batik Air Datangkan A330-300ceo

Batik Air menghadirkan pesawat berbadan lebar (wide body) Airbus A330-300ceo yang pertama hari ini (28/10/2019). Pesawat yang sebelumnya dioperasikan Thailion Airlines ini akan dioperasikan rute Medan, Jakarta, Solo, Makassar, ke Jeddah dan Madinah untuk menerbangkan jemaah umrah mulai Desember 2019.

“Kita desain untuk penerbangan Batik Air ini dari Makassar, Medan, dan Jakarta atau Solo ke Madinah dan Jeddah. Dari kedatangan ini kan ada proses dulu satu bulan. Nanti terbang mulai awal Desember,” kata Edward Sirait, Presiden Direktur Lion Air Group pada acara pengenalan kehadiran Airbus A330-300ceo di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng (CGK).

Pesawat beregistrasi PK-LDY tersebut empat hari lalu diterbangkan dari Bandara Internasional Don Mueang, Thailand (DMK) dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS).

Edward menambahkan, pesawat wide body didatangkan untuk operasional Batik Air karena ada segmen pasar umrah yang terus bertumbuh. “Dengan pesawat ini bisa terbang langsung ke Jeddah atau Madinah. Kita sudah tahu, dengan pesawat Airbus ini ada keunggulan layanan dan yang pasti terbang lebih nyaman,” tuturnya.

Rupanya bukan hanya pasar umrah yang terus tumbuh, tapi juga pasar wisatawan dari Cina. “Pasar Cina itu gak pernah habis. Tinggal kita mengreasikannya, apa ke Bali, Manado, semua bisa jadi destinasi menarik, terutama wisata laut. Kalau mau ke Bali sebanyak-banyaknya juga bisa, asal ada kesiapannya,” ujar Edward.

Hal tersebut juga dikatakan Direktur Utama Batik Air, Capt Achmad Luthfie. “Pelanggan Batik Air sudah berkembang. Kita akan kembangkan rute internasional ke Asia Timur dan Timur Tengah. Nanti akan ada tiga A330-300, kita akan terbang ke Cina dan Australia dulu,” ungkapnya.

Airbus A330-300 Batik Air berkapasitas 392 kursi, termasuk 18 kursi kelas bisnis. “Kelas bisnis ini kebanggan kami!” ucap Luthfie. Sebelum dioperasikan untuk rute internasional dan jarak jauh, pesawat ini juga akan terbang rute domestik. “Kita lihat nanti rute penerbangannya.”

Luthfie menambahkan, Batik Air sudah terbang ke Perth di Australia dan akan terbang lagi ke Melbourne, Brisbane, dan Sydney. Sementara itu, penerbangan ke Cina yang saat ini menggunakan pesawat berbadan sedang (narrow body) Airbus A320 akan dikembangkan ke Naning, juga ke Taipe.

Batik Air saat ini mengoperasikan pesawat narrow body 44 Airbus A320 dan 14 Boeing B737 NG serta ditambah satu wide body A330-300. Tahun 2020, kata Luthfie, akan ada penambahan tujuh pesawat baru, yakni dua A330-300ceo, tiga A320ceo, dan dua A321neo.

“Kami akan tambah armada agar bisa merekrut pilot-pilot baru. Tahun depan Batik Air akan merekrut sekitar 50 pilot ab initio,” ujar Luthfie.

Foto: Reni