Thu. Dec 12th, 2019

Chengdu Promosikan Varian Ekspor Jet Tempur J-10C

Model FC-20E (varian ekspor J-10C) tampil di Dubai Airshow 2019. Sumber gambar: janes.com.

Chengdu Aerospace Corporation (CAC), salah satu dari dua pusat desain dan produksi pesawat tempur utama China, mempromosikan model varian ekspor pesawat tempur J-10 selama berlangsungnya Dubai Airshow 2019, 17-21 November. Dengan nama eksperimen FC-20E, desainnya memiliki konfigurasi yang hampir paralel dengan J-10C, iterasi utama ketiga pesawat tersebut.

Foto-foto J-10C yang beredar di situs-situs penerbangan China pada Oktober lalu menunjukkan bahwa jet tempur itu masih terbang di pabrik utama dan masih dalam tahap awal seri produksi.

Dikutip dari janes.com (22/11/2019), disebutkan bahwa versi tersebut jauh berbeda dari versi aslinya, J-10A, terutama di pembangkit listriknya. J-10 gelombang awal memiliki AL-31FN Seri 3 buatan Salyut, perusahaan asal Rusia. Itu merupakan turunan dari mesin yang dipasang di Sukhoi Su-27 dan Su-30MKK yang dibeli oleh China.

Instalasi AL-31F di J-10A mengharuskan tim desain pabrik Salyut untuk memutar gearbox dan paket aksesori ke bagian bawah mesin. Asupan udara pesawat juga harus berbentuk segi empat seperti inlet Su-27.

Sebaliknya, J-10C ditenagai dengan mesin Wo Shan (WS)-10A buatan China dan fitur tanpa pengaliran, inlet berbentuk bujur yang memanjang. Tim desain CAC juga telah mendemonstrasikan pesawat yang terbang dengan nosel TVC (axisymmetric thrust vector) dan nosel yang dimodifikasi yang harus mengurangi penampang radar belahan bumi belakang. Pesawat pra-produksi J-10C dalam konfigurasi ini terbang di Air Show China November 2018 di Zhuhai.

J-10C juga dilengkapi dengan radar AESA (active electronically scanning array), sederet avionik baru, dan modul peperangan elektronik (EW).

Baca ini juga ya!