Cegah Pelanggaran, Kemenhub & Kominfo Susun Aturan Pengiriman Paket Pos Lewat Udara

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap ketentuan jenis barang yang dapat diangkut melalui pesawat udara, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkolaborasi dengan Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pencegahan itu bisa dilakukan dengan aturan untuk memperketat pengawasan pengiriman paket pos melalui pesawat udara.

“Kami bersama Kominfo akan menyusun aturan yang lebih komprehensif, terkait persyaratan dan ketentuan pengawasan awal oleh pengirim atau pihak ekspedisi dengan jenis jasa titipan. Terutama titipan pengiriman barang-barang yang ditolak (rejected items) dan barang-barang yang dilarang (prohibited items) di dalam penerbangan,” kata F. Budi Prayitno, Direktur Keamanan Penerbangan pada pertemuan Komite Nasional Keamanan Penerbangan (KNKP), yang digelar secara hibrid di Bandung, Kamis (18/11/2021).

Di samping akan menyusun aturan, kata Budi, pihaknya berharap Kominfo dapat melakukan pembinaan kepada pihak ekspedisi. Dengan demikian, pencegahan terjadinya pelanggaran dapat lebih efektif.

Tentang pertemuan KNKP, Budi menjelaskan bahwa pertemuan itu untuk memberikan wawasan dan memberikan informasi terkini terkait ketentuan di bidang keamanan penerbangan. Dalam tahun 2021 sudah tiga kali digelar dan yang ketiga kali ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya.

Disampaikannya pula, terkait upaya peningkatan keamanan penerbangan, Ditjen Perhubungan Udara telah melaksanakan Year of Security Culture (YOSC) atau Tahun Budaya Keamanan Penerbangan. Kegiatan ini telah dilaksanakan di beberapa bandara di Indonesia dan diapresiasi ICAO. Karena itu, Indonesia mendapat kesempatan untuk memaparkan pelaksanaan YOSC pada Pertemuan ICAO Regional Aviation Security Coordination Forum-Asia and Pacific Region, 23-24 November 2021.

Budi pun memberikan apresiasi pada Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU), Badan Usaha Bandar Udara (BUBU), Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU), dan Regulated Agent (RA). “Apresiasi kami bagi yang telah melaksanakan tindak lanjut terhadap ‘Tahun Budaya Keamanan Penerbangan 2021’ dengan menyelenggarakan kampanye di lingkungan kerjanya masing-masing,” tuturnya.

Foto: Indoaviation & Ditjen Hubud