Catatan 2019: Empat Maskapai Asing Buka Rute Menuju Bali

Sepanjang 2019, tercatat ada empat maskapai asing yang membuka rute dari dan ke Denpasar, Bali. Selain itu, terdapat juga satu perusahaan penerbangan lokal juga tercatat membuka dua penerbangan internasional melalui Bali.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A. Y. Sikado mengatakan, hal ini menjadi indikator kedatangan penumpang di Bandara Ngurah Rai sepanjang 2019 yang mencapai 24 juta orang.

Dikutip dari Tribun Bali Travel, keempat maskapai asing yang membuka rute penerbangan dari dan ke Bali berasal dari tiga negara. Dua maskapai asal Vietnam, Vietjet Air dan Vietnam Airlines membuka rute yang menghubungkan Ho Chi Minh City dengan Bali. Masing-masing mulai mengoperasikan layanan pada Mei dan Oktober 2019.

Kemudian Turkish Airlines dengan rute Istanbul-Bali pada Juli 2019. Sementara Malindo Air menghubungkan Sydney dengan Bali pada Agustus 2019.

Selain itu, ada Citilink Indonesia yang membuka rute baru internasional dari Denpasar ke dua destinasi, yaitu Perth, Australia dan Kuala Lumpur, Malaysia mulai 8 November 2019.

“Hal ini tentunya menjadi indikator bahwa daya tarik Bali bagi para wisatawan serta bagi maskapai penerbangan semakin kuat,” kata Herry

Dalam catatannya, selama lima tahun terakhir jumlah penumpang yang dilayani Bandara Ngurah Rai terus mengalami pertumbuhan. Tingkat pertumbuhan tertinggi dialami tahun 2016, dengan pertumbuhan penumpang sebesar 2,87 juta orang atau tumbuh sebesar 16,8 persen dari 2015. Tingkat pertumbuhan penumpang rata-rata tahunan Bandara Ngurah Rai selama lima tahun terakhir mencapai sembilan persen.

“Selama lima tahun terakhir kami mencatatkan tingkat pertumbuhan yang stabil. Nah, daya tampung maksimal bandar udara ini mencapai 24 juta penumpang, di mana sudah tercapai di tahun 2019 lalu,” kata Herry.