Cari Pembeli Potensial, Garuda Mau Jual Semua Armada CRJ1000ER

CRJ1000ER

Garuda Indonesia berencana akan menghapus semua pesawat Bombardier CRJ1000ER dari jajaran armadanya. Saat ini maskapai pelat merah tersebut sedang mencari pembeli potensial untuk pesawat tersebut.

Dikutip dari CH Aviation (Rabu (4/12/2019), seorang pejabat eksekutif Garuda yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada situs web Smart Aviation Asia-Pacific bahwa pimpinan perusahaan penerbangan menganggap CRJ1000ER tidak cocok dengan rute jaringan penerbangan regional Asia Tenggara.

Garuda Indonesia mengukuhkan pembelian pesawat CRJ1000ER pada 2012 silam saat perhelatan Singapore Airshow. Maskapai tertarik mengakuisisi 18 unit pesawat dengan opsi 18 unit.

Pada tahun 2013 Bombardier Aerospace mengirimkan pesawat perdana CRJ1000ER pesanan Garuda Indonesia.

Saat ini Garuda telah memiliki sebanyak 18 unit pesawat jenis ini dengan rincian; 6 unit dibeli dari Bombardier dan 12 unit lainnya disewa dari Nordic Aviation Capital. Kini rata-rata pesawat tersebut telah berusia 6,2 tahun.

Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat berkapasitas 96 penumpang ini untuk melayani penerbangan regional dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai hub-nya. Bandara hub regional utama lainnya berada di Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.

Garuda juga menggunakan pesawat jenis ini untuk menerbangi rute domestik tertentu dari Jakarta.

Dari jumlah 64 unit pesawat CRJ1000ER di duia, 24 unit di antaranya saat ini dioperasikan oleh Air Nostrum (YW, Valencia Manises). Sementara Garuda Indonesia adalah operator terbesar kedua di dunia untuk jenis ini.