Bus Listrik Produksi PT INKA (Persero) Unjuk Gigi di Borobudur

Read Time:1 Minute

Bus listrik produksi PT INKA (Persero), E-Inobus kembali dipamerkan di area Candi Borobudur (4/6). Kali ini dalam rangka kegiatan showcase atau pameran Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) dan Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menyampaikan bahwa untuk menunjukkan keseriusan pemerintah dalam penggunaan kendaraan listrik, dirinya meminta PT INKA (Persero) untuk menambah armadanya.

“Kita ucapkan selamat atas peresmian Borobudur sebagai destinasi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Saya sampaikan apresiasi terhadap kerja keras tim membuat semua ini. Kalau boleh INKA, Pak Dirut INKA bisnya jangan satulah, tambah 4 atau 5 di sini. Jadi karena kita mau serius untuk pakai electric vehicle, mobil listrik, dan bus listrik,” jelas Luhut.

Senior Manager TJSL & Stakeholder Relationship PT INKA (Persero) Bambang Ramadhiarto menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pemerintah dalam mensukseskan Program Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) salah satunya di Candi Borobudur dengan memanfaatkan kendaraan energi terbarukan yakni kendaraan listrik.

“Pada bulan Februari 2022 lalu, PT INKA (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), Perum Damri, PT TWC dan Badan Otorita Borobudur menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor). Pada rakor itulah diputuskan titik yang akan menjadi percontohan pembangunan SPKLU dan operasional E-Inobus INKA di area DPSP Borobudur,” ungkap Bambang.

Menurut Bambang, dengan uji-operasi E-Inobus di area Candi Borobudur, PT INKA (Persero) menunjukkan komitmen mendukung pemerintah untuk melakukan peralihan kendaraan dari moda transportasi berbahan bakar fosil ke kendaraan bertenaga listrik atau baterai sekaligus mensukseskan agenda KTT G20 di Indonesia. Rencananya, E-Inobus bersama kendaraan listrik yang lain akan dioperasikan di area tersebut.