Fri. Jun 5th, 2020

Bus Bandara DAMRI Berhenti Operasi Jadi Armada Antar-Jemput Paramedis

                                   

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) DAMRI menutup sementara operasional bus Bandara Soekarno-Hatta. Penghentian operasi ini dimulai pada 24 April 2020 sampai waktu yang belum ditentukan. Armada bus bandara ini dialihkan pengoperasiannya untuk melayani antar-jemput tenaga paramedis ke rumah sakit rujukan.

Hal tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Banyak rumah sakit rujukan dan Puskesmas yang dilayani bus DAMRI di Jakarta dan sekitarnya,” ujar Setia N Milatia Moemin, Direktur Utama DAMRI dalak siaran persnya, Kamis (30/4/2020).

Rumah sakit rujukan untuk menangani Covid-19 yang akan dilayani antar-jemput armada DAMRI, antara lain, RS Pelni, RSUD Kebayoran, RS Medistra, juga Puskesmas Tebet, Puskesmas Pancoran, Puskesmas Jatinegara, Puskesmas Sawah Besar, Puskesmas Mampang Prapatan, Puskesmas Kebayoran Baru, dan Puskesmas Setia Budi.

Untuk layanan tersebut, DAMRI menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dengan ketat. Dilakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh bagian bus sebelum dan sesudah mengantarkan tenaga paramedis.

Di dalam bus diterapkan jarak fisik orang (physical distancing) dan disediakan hand sanitizer. Pramudi yang bertugas pun menggunakan alat.pelindung diri (APD) dan masker.

“Kami siap mengantar dan menjemput petugas paramedis setiap hari. Ini untuk memberikan kemudahan akses bagi pahlawan paramedis dalam menjalankan tugas. Senang rasanya bisa mengantar mereka ke garis depan perjuangan melawan Covid-19,” tutur Setia.