Fri. Apr 10th, 2020

Boeing 777 Garuda Angkut 40 Ton Sumbangan Alkes Covid-19 dari Taipan

Armada maskapai Garuda Indonesia dan Grup Lion Air. Sumber gambar: Ery.

                                   

Armada pesawat Boeing 777 Garuda Indonesia mengangkut 40 ton alat kesehatan (alkes) untuk membantu proses penanganan dan pengendalian pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Alat-alat kesehatan tersebut merupakan sumbangan dari beberapa perusahaan asal Cina yang memiliki investasi di Indonesia.

Pihak Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyebutkan bahwa alkes tersebut tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis malam, 26 Maret 2020.

“Bantuan alkes ini adalah bukti hubungan baik antara kedua negara dan juga wujud kepedulian terhadap wabah Covid-19, yang kita tahu merupakan tantangan semua negara di dunia hari ini,” ujar juru bicara Menko Marves dan Kemenko Marves, Jodi Mahardi, Kamis pagi.

Jodi menjelaskan, Cina dihadapkan pada kondisi darurat selama Januari hingga Februari. Pemerintah Cina menerima bantuan peralatan medis dari puluhan negara dan berbagai organisasi internasional.

Sekarang, setelah kasus penularan baru di Negeri Tirai Bambu itu turun drastis, mereka mulai aktif mengalihkan sumber daya yang dimiliki dengan mengirimkan berbagai bantuan ke negara-negara lain yang sedang kewalahan menghadapi pandemi Covid-19.

Baca Juga:

Pulangkan Penumpang ke 70 Negara, Qatar Airways Tambah 10 ribu Kursi

Langkah Ekstrem SIA Cegah Covid-19, Gerus 96% Penerbangan dan Kandangkan Armada

Jodi mengatakan, selain Indonesia, beberapa negara juga menerima bantuan dari Cina, di antaranya; Jepang, Spanyol, Italia, hingga Irak.

Diungkapkan Jodi, sebagian besar para donatur merupakan para investor Cina yang berinvestasi di Indonesia seperti daerah di Morowali, Weda Bay, Obi, Kendari, dan Konawe. Para investor mengirimkan bantuan alkes khususnya untuk tempat mereka berinvestasi.

“Kemenko Marves, sesuai arahan dari Pak Luhut, bekerja sama dengan APLSI mengoordinasi bantuan dari berbagai perusahaan tersebut agar dapat segera terkirim ke Indonesia dan dapat terdistribusi dengan baik untuk memenuhi kebutuhan yang sangat banyak dan mendesak,” kata Jodi.

Sumbangan alat-alat medis itu terdiri dari test kit Covid-19, masker N95, masker bedah, hingga alat pelindung diri (APD) seperti baju, kacamata, sarung tangan, dan sebagainya. Seluruh bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan melalui BNPB hingga kampus-kampus.