Fri. Apr 10th, 2020

Begini Cara Grup Lion Air Atur Jarak Fisik Antarpenumpang di Pesawat

Maskapai Grup Lion Air menerapkan pengaturan jarak aman secara fisik (physical distancing) antarpenumpang dalam operasional penerbangan. Sumber gambar: Grup Lion Air.

                                   

Grup Lion Air menerapkan pengaturan jarak aman secara fisik (physical distancing) antarpenumpang dalam operasional penerbangan. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya preventif sekaligus antisipasi penyebaran dampak wabah virus corona (Covid-19).

Sistem pengaturan jarak fisik ini diimplementasikan dengan pengaturan nomor kursi saat calon penumpang melakukan pelaporan (check-in). Setiap baris yang terdiri dari tiga kursi, baik di sisi kanan maupun kiri, hanya boleh diduduki maksimal dua penumpang. Kursi bagian tengah dilarang diduduki karena untuk memberi jarak aman fisik antarpenumpang.

Komunikasi Strategis Perusahaan Grup Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, dengan pengaturan nomor kursi saat pelaporan, maka terdapat jarak antar penumpang saat duduk di dalam pesawat. Awak kabin dan petugas layanan darat akan membantu teknis pengaturan jarak antar penumpang ketika berada di kabin pesawat, jika terdapat penumpang yang duduk berdekatan.

Baca Juga:

Maskapai Grup Lion Air Atur Jarak Fisik Antarpenumpang di Pesawat

Langkah Ekstrem SIA Cegah Covid-19, Gerus 96% Penerbangan dan Kandangkan Armada

“Untuk alasan keselamatan dan keseimbangan pesawat saat lepas landas dan mendarat, penumpang dapat dipindahkan sesuai instruksi petugas darat atau awak kabin,” kata Danang, Selasa (24/3/2020).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sistem pengaturan tempat duduk bagi penumpang di dalam kabin, yakni:
1. Kursi yang berada di baris pintu dan jendela darurat harus terisi, dengan kriteria dewasa. Diutamakan untuk penumpang yang tidak bepergian bersama keluarga, sehat jasmani dan rohani, orang berprofesi militer atau polisi, atau awak pesawat yang tidak bertugas.
2. Untuk penumpang yang membutuhkan penanganan khusus tetap harus mengikuti arahan dan instruksi awak kabin.
3. Barang bawaan penumpang harus diletakkan di kompartemen bagasi kabin atau di bagian bawah depan kursi penumpang agar tidak menghalangi pergerakan dalam keadaan darurat.