Batik Air Malaysia Buka Rute ke India dari Jakarta dan Bali

Read Time:1 Minute

Batik Air yang berbasis operasi di Malaysia (kode penerbangan OD) akan membuka penerbangan internasional mulai 1 Agustus 2022. Di Indonesia, penerbangannya dari Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) dan Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar (DPS). Destinasinya adalah Mumbai melalui Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj, ibu kota negara bagian India Maharashtra (BOM) dan Kochi melalui Bandara Internasional Kochi, di negara bagian Kerala (COK).

Penerbangan dari Jakarta dan Bali ke Mumbai dan Kochi itu transit di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) di Kuala Lumpur. Tarif penerbangannya antara Rp3juta-Rp4juta sekali jalan.

Sebagai anak usaha Lion Air Group, Batik Air Malaysia juga terkoneksi dan saling terhubung dengan cepat dan mudah dari banyak kota di Indonesia. Tersedia connecting flight dari seluruh destinasi penerbangan Lion Air, Batik Air, dan Wings Air.
 
“Dalam tahap pemulihan ekonomi global, Batik Air senantiasa mendukung program pemerintah di Indonesia, Malaysia, dan India.  Penerbangan ke Mumbai dan Kochi di India memberikan nilai lebih, yakni saling terkoneksinya destinasi favorit di kawasan Asia Tenggara  dengan di Asia Selatan,” ujar Capt. Mushafiz Bin Mustafa Bakri, CEO Batik Air dalam siaran pers, Selasa (28/6/2022).

Menurut Capt. Mushafiz, penerbangan internasional itu akan meningkatkan hubungan bilateral antarnegara, memperlancar pergerakan aktivitas perekonomian internasional, serta mempermudah akses bagi pebisnis dan wisatawan, untuk berkunjung ke kota-kota besar itu. Kota-kota yang memiliki objek wisata populer, pusat perdagangan, serta potensi pengembangan bisnis.

“Batik Air akan mengoperasikan pesawat generasi terbaru dan modern seri Boeing 737 dalam menyediakan layanan premium service airlines ke seluruh jaringan domestik dan internasional. Ke depan, Batik Air akan menjadikan Bali, Jakarta, dan Kuala Lumpur, sebagai pusat transit di Asia Tenggara,” ucap Capt. Mushafiz.

Foto: Batik Air