Sat. Nov 16th, 2019

Banyak yang Tak Terbang, Kemenhub Pantau Pesawat Grup Sriwijaya

(kiri) Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti dan (kanan) Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Avirianto. Sumber gambar: Ery.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) senantiasa memastikan terpenuhinya keselamatan penerbangan pesawat Sriwijaya Air dan Nam Air yang dioperasionalkan di sejumlah rute.

Saat ini Grup Sriwijaya Air masih mengoperasikan 11 unit pesawat dari 30 unit armada yang dimiliki, selebihnya tidak dioperasikan dikarenakan dalam masa periode perawatan baik di GMF maupun Aircraft on Ground (AoG).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pesawat-pesawat Grup Sriwijaya yang masih beroperasi di sejumlah rute.

“Ditjen Hubud memastikan terpenuhi keselamatan, keamanan dan kenyamanan calon pengguna jasa Sriwijaya Air dan Nam Air. Ditjen Hubud akan memastikan bahwa hak-hak calon penumpang yang batal terbang, maka akan dipenuhi oleh pihak Sriwijaya Group sesuai aturan yang berlaku” terang Polana, Jum’at (8/11/2019).

“Saya telah menginstruksikan kepada Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dan Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) untuk melaksanakan kegiatan pengawasan dan monitoring terhadap pemenuhan aspek keselamatan dan pelayanan penumpang PT. Sriwijaya Group.”

Selain itu, lanjutnya, kami juga meminta Grup Sriwijaya wajib memastikan pemenuhan atas hak hak penumpang yang diakibatkan tidak beroperasinya pesawat Grup Sriwijaya sesuai Peraturan Menteri PM 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal di Indonesia.

Sesuai ketentuan, penumpang dapat melakukan proses penjadwalan ulang penerbangan, pengembalian biaya tiket (refund) serta apabila terjadi keterlambatan penerbangan juga ditangani sesuai dengan ketentuan delay management.

Baca ini juga ya!        

Leave a Reply