Banyak Balon Udara di Langit Solo, Airnav Terbitkan Notam

Terkait adanya penerbangan balon udara secara liar di langit Solo, Jawa Tengah, Airnav Indonesia menerbitkan peringatan kepada penerbang (Notice to Airmen/ Notam) No. A1165/20 NOTAMIN, Ahad (24/5/2020).

Penerbang atau pilot pesawat diminta berhati-hati saat melintas di beberapa kawasan di Jawa Tengah, meski saat itu sedang tidak ada aktivitas penerbangan.

“Tadi siang, setelah ramai ada sesuatu (balon udara) di langit Solo, kita keluarkan Notam agar pilot juga berhati-hati saat melintas di Pekalongan dan Wonosobo,” ujar General Manager Airnav Indonesia cabang Solo, Dheny Purbo Hariyanto, seperti dikutip detikcom, Ahad (24/5/2020).

Dalam Notam tersebut disebutkan ada empat daerah yang ditemukan adanya balon udara yang diterbangkan secara liar, yakni Pekalongan, Wonosobo, Parakan dan Kajen Pekalongan.

Dheny mengatakan tidak dapat memeriksa secara langsung benda apa yang terbang di langit Solo. Namun berdasarkan laporan masyarakat, diduga benda itu adalah balon udara.

“Soalnya, kebetulan ini sedang tidak ada pesawat yang terbang, jadi tidak ada laporan ke kami. Daripada ambil risiko, kita keluarkan Notam saja,” terangnya.

Baca Juga:

Bandara Jenderal Ahmad Yani Kejatuhan Balon Udara Raksasa

jetBlue Tiadakan Kursi Tengah Pesawat Mulai 4 Juni

Dilaporkan juga telah ditemukan adanya balon udara yang terbuat dari plastik di Sragen dan Gunungkidul. Terkait hal ini, Airnav mengingatkan masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara secara liar.

“Kalau memang balon udara, pasti itu sangat mengganggu penerbangan. Untung hari ini tidak ada penerbangan,” kata dia.

Menurut Dheny, sudah menjadi kebiasaab setiap tahun masyarakat merayakan lebaran dengan menerbangkan balon udara. Namun, dia meminta masyarakat tetap menjalankannya sesuai regulasi. Yakni, dengan ditambatkan dengan tali bukan diterbangkan secara liar.

“Kan sebetulnya sudah ada aturannya. Boleh menerbangkan balon udara dengan ketinggian maksimum 150 meter, pakai tali,” paparnya.

Sebelumnya diwartakan, masyarakat melihat benda misterius di langit Soloraya pada Ahad tengah hari. Tak sedikit yang mengira benda misterius itu sebagai bintang karena tampak mengkilat dan berwarna putih.

Rasa penasaran masyarakat terjawab setelah benda tersebut terbang semakin rendah hingga jatuh di area persawahan sebelah utara Dukuh Jebugan. Setelah dilihat dari dekat, benda itu ternyata balon udara terbuat dari plastik transparan yang dirangkai dengan lakban.