Bandara Soekarno-Hatta Siap Sambut Reciprocal Green Lane Indonesia-Singapura

Jelang penerapan Reciprocal Green Lane (RGL) Indonesia dan Singapura dalam program Safe Travel Corridor Indonesia dan Singapura yang kini tengah dibahas, Bandara Internasional Soekarno-Hatta siap mendukung kelancarannya.

RGL Indonesia-Singapura rencananya dikhususkan untuk perjalanan bisnis dan kedinasan di tengah pandemi Covid-19. Pintu masuk-keluar dalam skema RGL di Indonesia kemungkinan besar hanya ditetapkan dua, salah satunya Bandara Soekarno-Hatta yang dikelola PT Angkasa Pura (AP) II (Persero).

“Hal ini sangat berdampak baik terhadap konektivitas udara kedua negara. Bandara Soekarno-Hatta akan mempersiapkan segala sesuatunya agar implementasi RGL ini berjalan lancar,” ujar Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur AP II dalam siaran pers, Jumat (9/10/2020).

Disebutkan bahwa pada kondisi normal, rute penerbangan Jakarta-Singapura sangat ramai. Sering pula menjadi rute nomor tiga paling sibuk di dunia.

Menurut Awaluddin, untuk mendukung RGL Indonesia-Singapura, Bandara Soekarno-Hatta akan memastikan slot time penerbangan tersedia pada rute Indonesia-Singapura dan sebaliknya. Disiapkan pula fasilitas konter check-in dan boarding lounge.

Selain itu, AP II dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi mengenai protokol kesehatan.

“Dipastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat, termasuk jika ada prosedur tambahan yang harus dijalani oleh penumpang,” tegas Awaluddin.

Disiapkan pula check point pemeriksaan dokumen, koordinasi antara AP II dan Kantor Imigrasi.

“Seluruh kebutuhan dan fasilitas untuk kelancaran implementasi RGL Indonesia-Singapura di Bandara Soekarno-Hatta disiapkan AP II bersama stakeholder, dan akan siap digunakan ketika resmi diberlakukan,” ujar Muhamad Wasid, Direktur Operasi & Pelayanan AP II.

Implementasi RGL Indonesia-Singapura juga memperhatikan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Pada pasal 3 ayat 1 dalam peraturan itu dinyatakan bahwa pemberian bebas visa kunjungan dan visa kunjungan dihentikan sementara sampai dengan pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir oleh yang berwewenang.

Di samping mempersiapkan fasilitas untuk RGL Indonesia-Singapura, AP II juga mengusulkan adanya Airport Corridor Arrangement Initiatives lain. Inisiatif ini untuk mewujudkan safe travel pada penerbangan rute Jakarta-Jeddah, Arab Saudi.

Foto: AP II