Wed. Jul 8th, 2020

APLOG Punya 3 Pesawat Kargo, Segini Total Kapasitas Angkutnya

Armada pesawat kargo ATR 72-500F PK-PAW milik Angkasa Pura Logistik. Sumber gambar: Aplikasi Zoom.

                                   

Sebagai langkah untuk memperkuat bisnis perusahaan dan konektivitas logistik di Indonesia, Angkasa Pura Logistik (APLOG) meluncurkan layanan kargo udara (air freight), Kamis, 4 Juni 2020.

Pada layanan barunya, perusahaan anak Angkasa Pura I (AP 1) ini telah memiliki satu armada pesawat jenis ATR 72-500F registrasi PK-PAW. APLOG bekerjasama dengan Pelita Air Service sebagai mitra penyedia penyewaan armada pesawat.

Satu armada dengan jenis yang sama akan segera memperkuat layanan. Ke depannya, akan ada penambahan satu pesawat kargo jenis Boeing 737-300 untuk peningkatan efisiensi pelayanan.

“Angkasa Pura Logistik berupaya menangkap dan memanfaatkan potensi pertumbuhan bisnis air freight di Indonesia yang cukup tinggi itu melalui peluncuran layanan air freight,” tutur Direktur Utama APLOG, Danny P. Thaharsyah dalam seremoni virtual peluncuran layanan tersebut di Kantor Pusat AP 1, Kemayoran, Jakarta.

Danny menyebutkan bahwa ketiga armada tersebut melayani jenis pengiriman kargo umum dan kargo khusus seperti produk laut hingga barang berbahaya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, dua pesawat ATR 72-500 memiliki volume kargo sebesar 8.200 kg, sementara Boeing 737-300 memiliki kapasitas angkut seberat 15.000 kg.

Baca Juga:

Tren Bisnis Ekspedisi Naik, APLOG Luncurkan Layanan Kargo Udara

Rekomendasi ICAO, Fasilitas Toilet Pesawat Ditutup Selama Penerbangan

Dia menerangkan, berdasarkan data Mondor Intelligence Reports 2019, dalam jangka panjang bisnis air freight di Indonesia diproyeksikan mencapai peningkatan sebesar 110% sejak 2018-2024 dengan angka US$9,21 miliar menjadi US$19,3 miliar.

Total volume pasar air freight juga diprediksi terus bertumbuh sebesar 26% hingga 2023 dan pengiriman rute domestik mencapai 52% dari total pasar air freight.

“Diluncurkannya layanan air freight Angkasa Pura Logistik ini melengkapi portofolio bisnis logistik perusahaan. Sebelumnya, portofolio bisnis logistik perusahaan mencakup bisnis forwarder, ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU), merchandise distribution center, total baggage solution, dan warehouse,” jelas Danny.

Dia berharap, dengan makin lengkapnya layanan logistik, perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan bisnis perusahaan serta dapat berkontribusi terhadap peningkatan konektivitas, aksesibilitas, dan efektifitas logistik nasional.

Peluncuran layanan baru ini ditandai dengan prosesi lepas landas armada pesawat kargo ATR 72-500F registrasi PK-PAW dari Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin menuju Bandara Juanda di Surabaya, Kamis sore.