Tue. Jan 21st, 2020

Apa Saja Sih Target Angkasa Pura II di 2020? Yuk Simak!

Gedung kantor pusat Angkasa Pura II di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Sumber gambar (AP II).

                                   

2020 menjadi tahun yang cukup penting bagi Angkasa Pura II (AP II) karena merupakan awal dimulainya program Corporate Strategic Transformation 2.0 yang telah dicanangkan. Program tersebut mencakup sejumlah target yang ingin dicapai perseroan selama tahun ini.

Perseroan akan memanfaatkan berbagai potensi guna meraih peluang untuk membentuk pondasi yang kokoh dalam menyongsong era baru kebandarudaraan nasional.

Tahun ini, AP II menargetkan pendapatan sebesar Rp12,8triliun atau meningkat 34% dibandingkan dengan prognosa 2019. Sementara laba bersih pada 2020 diproyeksikan lebih dari Rp3triliun dengan EBITDA Rp5,3 triliun.

“Pendapatan pada tahun ini dikontribusikan dari bisnis aeronautika Rp6,26triliun dan non-aeronautika Rp6,54triliun, yang didalamnya sudah termasuk pendapatan kargo. Jadi, pertama kalinya mulai di tahun 2020 ini kontributor pendapatan terbesar PT Angkasa Pura II berasal dari bisnis non-aeronautika yaitu sebesar 51 persen,” tutur Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin, Ahad (12/1/2020).

Awaluddin menjelaskan, konsep pengelolaan portofolio perusahaan juga sudah mulai dikembangkan, tidak hanya bertumpu pada bisnis inti saja. Namun kini sudah masuk ke bisnis yang berdekatan dengan bisnis inti.

Implementasi dari konsep ini adalah mengutilisasi secara maksimal pendapatan yang ada saat ini dalam bentuk aliran pendapatan multisisi. Di antaranya; bisnis digital, big data, dan sistem platform transportasi.

Menurutnya, target-target tersebut dapat dicapai dengan juga memaksimalkan sinergi anak usaha melalui penerapan strategi pengasuhan perusahaan dalam bentuk kontrol strategis. Seperti diketahui usaha anak AP II terdiri dari PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Kargo, PT Angkasa Pura Aviasi, PT Gapura Angkasa, dan PT Angkasa Pura Solusi beserta dua anak usahanya yaitu PT Angkasa Pura Solusi Integra dan PT Angkasa Pura Sarana Digital.

Baca Juga:

Angkasa Pura II Turunkan Nilai Investasi Hingga 42 Persen

AP II Hadirkan Sistem Penilaian Real Time untuk Layanan Bandara

“Seluruh anak usaha ditargatken meraih pendapatan Rp3,4triliun atau sekitar 26,7 persen dari total pendapatan 2020,” cetus Awaluddin.

Sementara itu dari sisi operasional, AP II memproyeksikan jumlah penumpang pesawat seluruh bandara yang dikelola mencapai 93,92 juta orang atau naik sekitar 4,3 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Pergerakan pesawat diproyeksikan mencapai 771.940 atau naik 4,2 persen dan pengelolaan kargo naik 4,2 persen menjadi 802.177 ton.

Di sisi layanan, perseroan akan mengoptimalkan layanan berbasis digital yang sudah ada mau pun berbagai inovasi ke depan, dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai tempat pengembangan berbagai platform digitalisasi itu. AP II juga akan terus mengoptimalkan peran Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama Indonesia.

Selain itu, AP II pun menargetkan peringkat Soekarno-Hatta dapat membaik hingga masuk ke jajaran 30 besar bandara terbaik di dunia.