AP I Resmikan Fasilitas Keamanan Berteknologi Tinggi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Angkasa Pura I (AP I) meresmikan fasilitas X-ray Automated Tray Return System (X-ray ATRS) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (3/9/2019). Selain x-ray ATRS, diresmikan juga boarding pass scanner (flap barrier), dan autogate paspor (imigrasi).

X-ray ATRS merupakan sistem pemeriksaan penumpang dan bagasi dengan teknologi pemindaian terkini. Alat tersebut ditempatkan pada area screening check point (SCP) di terminal keberangkatan internasional bandara.

X-ray ATRS dilengkapi dengan perangkat pemantau isi bagasi smartview, explosive trace detector, dan body scanner. Smartview yang berguna untuk memantau hasil pemindaian x-ray bagasi dilengkapi dengan 10 work station dan security-efficiency management system (SEMS).

Dengan kemampuan teknologi untuk mengidentifikasi barang yang berpotensi membahayakan lebih cepat dan akurat serta pemisahan jalur bagasi yang diduga berbahaya. Dengan demikian proses pemeriksaan jadi lebih cepat tanpa menyisakan antrean panjang pemeriksaan.

“Beberapa fasilitas baru ini akan mempercepat proses pemeriksaan, baik barang, penumpang, boarding pass, dan paspor untuk keperluan imigrasi sehingga berdampak pada bertambahnya tingkat kenyamanan calon penumpang ketika melakukan proses pemeriksaan di bandara,” Direktur Utama AP I, Faik Fahmi.

“Sebagai perusahaan penyedia jasa kebandarudaraan, Angkasa Pura I senantiasa berkomitmen untuk mengutamakan kenyamanan penumpang tanpa mengesampingkan aspek keamanan penerbangan. Salah satunya melalui implementasi fasilitas baru ini.”

Saat ini terdapat 16 unit mesin autogate paspor imigrasi. 6 unit di antaranya terdapat di terminal kedatangan internasional dan 10 unit lainnya di terminal keberangkatan internasional. Total waktu yang dibutuhkan penumpang saat menggunakan mesin autogate ini hanya 30 detik.

Sedangkan boarding pass scanner sebanyak 12 unit yang terletak di terminal keberangkatan internasional.