AirAsia Indonesia Raih Peringkat Terbaik Covid-19 Health Ratings

Para ahli aviasi di Airlineratings.com memberikan peringkat tertinggi atau “tujuh bintang penuh” untuk “Covid-19 Health Ratings” pada AirAsia Group, termasuk AirAsia Indonesia (QZ). Peringkat ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap penerapan inovasi yang membuat penerbangan menjadi lebih lancar, higienis, dan bebas kontak.

“Kami akan terus berinovasi dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para pelanggan yang menginginkan rasa aman selama penerbangan,” ujar Veranita Yosephine Sinaga, Direktur Utama AirAsia Indonesia dalam siaran pers, Selasa (24/11/2020).

Veranita mengatakan, tamu AirAsia dapat merasakan kenyamanan dengan pengaturan tempat duduk sesuai kapasitas yang ditetapkan pemerintah. Prosedur masuk pesawat dimulai dari zona belakang dan keluar pesawat per tiga baris dimulai dari depan. Proses pemeriksaan minim sentuhan dan terjaga karena para petugas darat dan awak kabin menggunakan pelindung lengkap.

“Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, kami harap rating tujuh bintang ini dapat meyakinkan pilihan masyarakat untuk terbang lebih terjaga bersama AirAsia,” ucapnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer AirAsia Group, Javed Malik mengatakan, ”Inovasi telah menjadi DNA kami dan ini adalah bukti dari kerja keras yang telah kami lakukan. Bekerja lembur untuk merevolusi perjalanan udara, mengurangi biaya, dan menyempurnakan pengalaman pelanggan.”

Disampaikan pula oleh
Editor-in-Chief Airlineratings.com, Geoffrey Thomas bahwa semula pihaknya khawatir karena banyak maskapai yang tidak memenuhi standar keselamatan Covid-19. Namun hal ini sekarang telah berubah.

“Tim kami terus review tingkat kesesuaiannya setiap minggu. AirAsia merupakan salah satu maskapai yang sejak awal secara agresif telah menerapkan semua rekomendasi,” ujarnya.

Rekomendasi tersebut berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh International Air Transport Association (IATA), International Civil Aviation Organisation (ICAO), dan World Health Organization (WHO), pada petunjuk keselamatan regional dan internasional.

Inovasi yang diterapkan
AirAsia, antara lain, “Scan2Fly” yang diumumkan minggu lalu. Teknologi ini dapat menentukan kelayakan untuk terbang sebelum penumpang tiba di bandara. Ini termasuk untuk proses verifikasi dokumen persyaratan kesehatan yang diperlukan secara real time.

“Dengan Scan2Fly, tamu AirAsia dapat memindai dan mengunggah surat keterangan kesehatan pada saat proses check-in,” ungkap Javed.

Foto: AirAsia