Sun. Sep 22nd, 2019

Ada Balon Udara di 37.000 Kaki saat Lebaran

Assalamualaikum semua…

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, mohon maaf lahir batin… Taqabbalallohu minna wa minkum shiyaamanaa wa shiyaamakum taqabbal yaa kariim.

Tak banyak kata terucap pada Lebaran kali ini. Namun ada hal yang ingin dijadikan pelajaran.

Saya kira soal balon udara sudah selesai. Sudah berkali Lebaran selalu diingatkan bahwa balon udara tanpa kendali bisa mengganggu keselamatan penerbangan. Dengan kampanye dan pemberitahuan secara persuasif, saya kira masyarakat di seputar Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah memahaminya.

Namun rupanya kampanye tinggal kampanye. Pada Lebaran kali ini ada laporan dari para pilot tentang beterbangannya balon udara, juga lampion. Ada tiga laporan tentang lampion yang terlihat terbang dengan ketinggian 7.000-13.000 kaki atau sampai lebih dari 4.000 meter.

Sementara itu, tentang balon udara lebih banyak lagi, mencapai 25 laporan. Ketinggiannya variatif dari 10.000 kaki sampai 37.000 kaki atau lebih dari 12.000 meter. Wow!

Kita seringkali lupa atau sengaja lupa. Bahwa menyakiti orang lain, termasuk membahayakan keselamatan orang lain, bahkan seluruh mahluk ciptaan Allah swt yang lain, adalah dosa. Karena kita selalu dan selalu melakukannya.

Memang ada kata maaf, juga memaafkan dan dimaafkan. Namun apakah makna kata maaf jika kita selalu lupa atau sengaja lupa?

Foto: Istimewa

Baca ini juga ya!