Azul Pesan Tiga Airbus A330-900

Azul telah menandatangani pesanan pasti tiga A330-900 untuk memperluas jaringan penerbangan internasional dan melengkapi operasi A330 yang ada. Dengan demikian, Azul kini akan mengoperasikan delapan  armada pesawat A330neo.

“Kami senang telah mendapatkan tiga lagi pesawat berbadan lebar Airbus generasi berikutnya untuk tahun-tahun mendatang. Ini menegaskan kembali posisi kami sebagai maskapai dengan armada paling modern di kawasan ini, dengan 70 persen kapasitas kami berasal dari pesawat hemat bahan bakar dan ramah lingkungan,” kata John Rodgerson, Chief Executive Officer Azul.

Sementara itu, Christian Scherer, Chief Commercial Officer dan Head of Airbus International. memuji  keputusan Azul menambah A330-900. Keputusan itu membuktikan kinerja A330neo menarik.

“A330neo adalah alat yang sempurna untuk mendukung Azul dalam memperluas armadanya dengan pesawat berbadan lebar yang modern dan berukuran tepat, memanfaatkan teknologi terbaru dan efisiensi serta berkontribusi untuk mengurangi CO2,” kata Christian Scherer.

A330neo adalah pesawat badan lebar  Airbus yang memiliki biaya pengoperasian lebih rendah dan memiliki jejak yang ramah lingkungan. Teknologinya disempurnakan dari  A350 dengan mesin Rolls-Royce Trent 7000 yang sangat efisien.

A330neo menawarkan pengalaman penumpang yang tak tertandingi dan efisiensi operasional berkat area sambutan yang didesain ulang, pencahayaan sesuai suasana yang disempurnakan, kompartemen atas yang lebih besar dan modern, serta desain jendela dan toilet baru.

Azul Linhas Aereas meluncurkan operasinya pada tahun 2008 dan sejak itu telah berkembang melayani lebih dari 150 destinasi di Brasil, dan terbang nonstop ke Amerika Serikat, Eropa, dan Amerika Selatan.

Azul menerima A330neo pertama tahun 2019 dan mengoperasikan 12 pesawat A330. Dalam beberapa minggu mendatang, Azul akan mulai mengoperasikan empat A350-900 untuk lebih memperluas penawaran rutenya dan memanfaatkan konsep kesamaan Airbus.

Di Amerika Latin dan Karibia, Airbus telah menjual lebih dari 1.150 pesawat dan memiliki simpanan lebih dari 500, dengan lebih dari 700 beroperasi di seluruh wilayah, mewakili hampir 60 persen pangsa pasar armada dalam pelayanan. Sejak 1994, Airbus telah mengamankan sekitar 70 persen pesanan bersih di wilayah tersebut.