33 Penerbangan di Bandara Semarang Terdampak Covid-19, Ini Daftarnya

Tercatat 33 penerbangan di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah terdampak pandemi virus Corona (Covid-19). Jumlah penumpang selama Januari hingga Maret 2020 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari keterangan tertulis yang dirilis Humas Angkasa Pura I (AP 1) kantor cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani, dijelaskan bahwa penerbangan yang terdampak terdiri dari penerbangan yang dibatalkan dengan batas waktu yang belum ditentukan hingga rute baru yang belum jadi dibuka.

Berikut daftar 33 penerbangan tersebut:

1. Lion Air JT 2844 Haikou – Semarang (rencana rute penerbangan baru, belum beroperasi)
2. Lion Air JT 2845 Semarang – Haikou (rencana rute penerbangan baru, belum beroperasi)
3. Air Asia QZ 700 Cengkareng – Semarang
4. Air Asia QZ 701 Semarang – Cengkareng
5. Xpress Air XN 537 Palembang – Semarang (rencana rute penerbangan baru, belum beroperasi)
6. Xpress Air XN 523 Semarang – Banjarmasin (rencana rute penerbangan baru, belum beroperasi)
7. Air Asia AK 328 Kuala Lumpur – Semarang
8. Air Asia AK 329 Semarang – Kuala Lumpur
9. Silk Air MI 102 Singapura – Semarang
10. Silk Air MI 101 Semarang – Singapura
11. Transnusa 8B 905 Bandung – Semarang
12. Transnusa 8B 670 Semarang – Pangkalan Bun
13. Xpress Air XN 522 Banjarmasin – Semarang (rencana rute penerbangan baru, belum beroperasi)
14. Xpress Air XN 536 Semarang – Palembang (rencana rute penerbangan baru, belum beroperasi)
15. Trigana Air TN 701 Pangkalan Bun – Semarang
16. Trigana Air TN 702 Semarang – Pangkalan Bun
17. Nam Air IN 222 Cengkareng – Semarang
18. Nam Air IN 198 Semarang – Pangkalan Bun
19. Air Asia QZ 702 Cengkareng – Semarang
20. Air Asia QZ 703 Semarang – Cengkareng
21. Transnusa 8B 669 Pangkalan Bun – Semarang
22. Transnusa 8B 906 Semarang – Bandung
23. Silk Air MI 104 Singapura – Semarang
24. Silk Air MI 103 Semarang – Singapura
25. Air Asia AK 663 Singapura – Semarang
26. Air Asia AK 662 Semarang – Singapura
27. Lion Air JT 516 Cengkareng – Semarang
28. Lion Air JT 517 Semarang – Cengkareng
29. Nam Air IN 197 Pangkalan Bun – Semarang
30. Nam Air IN 223 Semarang – Cengkareng
31. Air Asia QZ 704 Cengkareng – Semarang
32. Air Asia QZ 705 Semarang – Cengkareng
33. Batik Air ID 7569 Halim PK – Semarang (STA maju 20 menit)

Baca Juga:

Bandara Lombok Tutup Penerbangan Internasional, 63 Jadwal Dibatalkan

Triwulan I 2020, Pergerakan Penumpang di Bandara AP 1 Turun 8,11%

Dipaparkan lebih rinci, jumlah penumpang pada Januari 2020 anjlok 7 persen dibanding Januari 2019 dengan rata-rata pergerakan penumpang 9.977 orang per hari. Kemudian bulan Februari 2020 menurun 2,9 persen dibanding tahun lalu dengan rata-rata penumpang 10.433 orang per hari.

Bulan Maret 2020, terjadi penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan, yakni 31,5 persen dibanding tahun lalu dengan pergerakan penumpang 6.947 orang per hari.

Jika diakumulasikan, total penurunan Januari – Maret 2020 dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 13 persen. Rinciannya rata-rata 10.541 penumpang per hari pada Januari-Maret 2019, sedangkan tahun ini 9.111 penumpang per hari.

GM AP 1 Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto mengatakan, jam operasional Bandara Jenderal Ahmad Yani selama masih berlangsungnya pandemi Covid-19 dibatasi sesuai dengan Notam nomor: B0817/20 NOTAMN.

“Telah menerapkan pembatasan operasional sesuai kesepakatan AirNav dan airlines dari 06.00 WIB sampai 22.00 WIB,” kata Hardi, Senin (6/4/2020).

Otoritas bandara juga melakukan pendataan para penumpang yang berangkat maupun tiba di Bandara Ahmad Yani selama pandemi Corona ini.

“Penumpang wajib isi kartu kewaspadaan kesehatan untuk pantau kesehatan dan memantau alamat tujuan penumpang yang hadir di Semarang agar bisa kita pantau untuk kita lihat perkembangannya,” tandasnya.