25 Tahun Operasi, Qatar Airways Raih Laba 1,54 Miliar Dollar AS 

Read Time:2 Minute

Qatar Airways Group melaporkan rekor laba bersih QAR 5,6 miliar (USD 1,54 miliar) atau 1,54 miliar dollar AS selama tahun fiskal 2021/2022. Pendapatan keseluruhannya meningkat menjadi QAR 52,3 miliar (USD 14,4 miliar), naik 78% dibandingkan tahun sebelumnya dan 2% lebih tinggi dari tahun keuangan penuh sebelum covid-19 (2019/2020).

Dalam siaran pers, Jumat (17/6/2022), Menteri Energi dan Ketua Grup Qatar Airways, Yang Mulia Tuan Saad Bin Sharida Al-Kaabi, mengatakan, “Qatar Airways telah menunjukkan peran yang kuat dalam industri penerbangan. Hasil keuangan ini adalah indikasi yang jelas dari kinerja grup yang kuat. Terhadap tantangan selama periode sebelumnya, saya senang dengan pencapaian yang telah dicapai tahun ini dan dengan cara Grup menangani tantangan ini dengan cepat.”

Tahun 2022, Qatar Airways Group merayakan ulang tahun ke-25 operasinya. Dirayakan dengan kinerja keuangan terkuat, yang tercermin dalam laporan tahunan yang diterbitkan untuk tahun fiskal 2021/2022. Angka laba itu 200% di atas laba historis tahunan tertinggi. 

Pendapatan penumpang pun meningkat 210% dibandingkan tahun lalu karena pertumbuhan jaringan, peningkatan pangsa pasar, dan pendapatan unit yang lebih tinggi untuk tahun keuangan kedua berturut-turut. Qatar Airways mengangkut 18,5 juta penumpang, naik 218% dibandingkan tahun lalu.

Qatar Airways Cargo tetap menjadi pemain terdepan di dunia. Pendapatannya tumbuh mengesankan, yakni 25% dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan kapasitas kargo (kilometer ton tersedia) 25% per tahun.

Grup menghasilkan EBITDA margin yang kuat, yakni 34% pada QAR 17,7 miliar (USD 4,9 miliar). EBITDA lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang angkanya QAR 11,8 miliar (USD 3,2 miliar) karena operasi yang efisien, gesit, dan sesuai tujuan di semua area bisnis.

Chief Executive Qatar Airways Group, Yang Mulia Tuan Akbar Al Baker mengatakan, “Tahun ini Qatar Airways Group merayakan sejarah seperempat abad, sambil mempertahankan kinerja yang kuat dan meningkatkan profitabilitas. Komitmen kami untuk memberikan pilihan terbaik bagi penumpang kami dan mempertahankan tingkat keselamatan tertinggi.”

“Kami tumbuh secara signifikan untuk menjadi maskapai penerbangan jarak jauh global terbesar di dunia pada tahun 2021 berdasarkan Revenue Passenger Kilometres (RPK) . Kami juga menerima penghargaan industri paling bergengsi ‘Airline of the Year’ untuk keenam kalinya, memecahkan rekor di ‘Skytrax World Airline Awards’,” ujarnya

Hub Qatar Airways, yakni Bandara Internasional Hamad di Doha, juga dinobatkan sebagai “Bandara Terbaik di Dunia 2021”. Divisi Kargo Qatar Airways juga meraih tiga penghargaan industri utama, termasuk “Operator Kargo Tahun Ini” di ATW Airline Awards, “Cargo Airline of The Year”, dan “Air Cargo Industry Achievement Award” di Air Cargo Week’s World Air Cargo Awards.

“Pencapaian tersebut tidak hanya menyoroti reputasi merek kami yang luar biasa, tapi juga kerja keras kami yang luar biasa di seluruh keluarga Qatar Airways Group,” ucap Al Baker.

Foto: Qatar Airways