Sun. Aug 25th, 2019

14 Hari Jadi Pilot, Ini Syaratnya

Lancar berbahasa Inggris dan disiplin mau kerja keras, juga sehat jasmani dan rohani, ini syarat utama bisa jadi pilot dalam 14 hari. Bukan sulap memang karena dengan memiliki syarat utama itu, bisa menerbangkan pesawat sesuai standar prosedurnya bisa dilakukan siapa saja dalam hitungan hari dan pelatihannya di Amerika Serikat.

Begitu antara lain yang diungkapkan Capt Gema Merdeka Goeyardi, pendiri 14DayPilot Flight Academy ketika berbincang dengan wartawan di Jakarta, Senin (29/7/2019). Flight training provider atau sekolah pilot yang didirikan tahun 2016 dan berbasis di Van Nuys, California, ini merupakan Approved Transport Security Administation (TSA) Provider di Asia dan FAA Approved Safety Training Provider.

Gema mengatakan, sekolah pilotnya memiliki program akselerasi. Fasilitasnya ada 10 pesawat latih single engine dan multi engine dengan satu instruktur senior untuk satu murid dalam masa pelatihan. “Murid berlatih dengan pesawat masing-masing dan dibebaskan untuk terbang tiga-lima jam sehari setiap hari, tujuh hari seminggu. Instrukturnya selalu siap untuk memandu selama masa pelatihan sampai enam jam,” ujarnya.

Sekolah pilotnya tersebut, kata Gema, berdasarkan CASR Part 61, bukan 141, yang silabusnya fleksibel. Jikalau ada kendala, seperti cuaca buruk, yang tak memungkinkan untuk terbang, instruktur akan langsung memindahkan pelatihannya ke silabus lain.

Dalam 14 hari pelatihan itu, murid bisa terbang solo dan mendapatkan sertifikat PPL (Private Pilot License). “Setiap hari murid diharuskan untuk terbang minimal dua-tiga kali sehari untuk mencapai kelulusan,” ucap Gema, yang didampingi pilot Johan Faizan dan pilot Farandi Angesti.

Kenapa harus lancar berbahasa Inggris? Gema mengatakan, untuk mencapai kelulusan, murid akan diuji oleh pilot penguji dari FAA dan pasti dalam bahasa Inggris. Sebelum tes terbang, kata dia, ujian dilakukan secara oral mencakup pengetahuan dalam menerbangkan pesawat. Ujian ini bisa memakan waktu berjam-jam.

Untuk pelatihan ini, Gema menyasar peminat yang ingin terbang sebagai pilot general aviation atau hobi. Banyak pemilik perusahaan, ucap dia, yang ingin bisa menerbangkan pesawat mereka sendiri. “Di Malaysia saja sudah banyak yang melakukannya. Setidaknya, di Indonesia pun bisa seperti itu. Ini yang bisa mengembangkan general aviation,” paparnya.

Bukan cuma dapat PPL dengan latihan terbang 14 hari saja yang ditawarkan. Ada juga 110 hari untuk menjadi pilot maskapai penerbangan dalam program Airline Pilot Integrated Training (APIT). “Semua lulusannya nanti bisa mendapat lisensi FAA karena kami sudah diakui. Bahkan Singapura dan Malaysia pun sudah mengakuinya,” ungkap Gema.

Baca ini juga ya!        

Welcome,

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 8,495 other subscribers