1.200 Kru Pesawat Terbang Serentak Divaksin Covid-19

Read Time:1 Minute

Pagi ini (19/5/2921) mulai pukul 08.00 WIB, kurang lebih 1.200 awak pesawat terbang (aircrew) akan divaksin covid-19. Kegiatan yang diprakarsai Ikatan Pilot Indonesia (IPI) ini dilakukan di Badan Layanan Umum (BLU) Balai Kesehatan Penerbangan (Hatpen), Kemayoran Jakarta.

Menurut Ketua Umum IPI, Capt Iwan Setyawan, vaksinasi covid-19 tersebut berkerja sama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Puskesmas Kemayoran, yang disetujui oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Sekitar 1.200 aircrew yang akan divaksinasi itu hanya untuk yang sudah terdaftar,” ujar Capt Iwan dalam pesan singkat, Selasa (18/5/2021).

Vaksinasi covid-19 bagi awak pesawat terbang tersebut sejalan dengan percepatan implementasi program vaksinasi. Seperti yang sudah dilaksanakan Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia sejak akhir Februari 2021 bagi pilot dan awak kabin yang memenuhi kriteria vaksinasi covid-19 serta aktif bertugas.

“Optimalisasi program vaksinasi tersebut sejalan dengan upaya Garuda Indonesia Group dalam menghadirkan proteksi yang maksimal, baik bagi pilot dan awak kabin, maupun seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan udara,” kata Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia dalam siaran pers, Selasa (18/5/2021).

Irfan pun menyampaikan bahwa Garuda dan Citilink menjadi maskapai penerbangan nasional pertama di Indonesia yang melayani penerbangan dengan pilot dan awak kabin yang telah mendapatkan vaksinasi covid-19 secara lengkap.

“Ini komitmen kami untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi penumpang yang dilayani oleh pilot dah awak kabin dalam kondisi ‘fit to fly’, selain tentu dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan secara konsisten pada seluruh lini operasional penerbangan,” ucapnya.

Ditambahkannya pula, “Sesuai dengan prosedur protokol kesehatan yang dijalankan Garuda Indonesia Group, seluruh pilot dan awak kabin yang tetap menjalankan prosedur pre medical flight, termasuk melalui tes pemeriksaan covid-19 dengan hasil negatif.”